Kelebihan dan Kekurangan Jika Menggunakan Template AMP - InformasiAjib

Kelebihan dan Kekurangan Jika Menggunakan Template AMP

Menggunakan template blog /website AMP (Accelerated Mobile Pages) kini sudah menjadi salah satu trend dikalangan blogger tanah air. AMP merupakan salah satu proyek google untuk aksese lebih cepat sebuah halaman website menggunakan perangkat Mobile. Blog/website yang menggunakan template AMP umumnya sangat cepat di akses dan dalam keadaan koneksi internet yang lambat pun halaman website AMP akan terbuka secara sempurna tanpa dialihkan ke google weblight karena sudah di sederhanakan sedemikian rupa


Banyak desas desus yang beredar di kalangan para blogger bahwa di tahun 2018 ini Google sendiri akan memperbarui alogaritma yang lama ke yang paling baru. Di tahun ini blog-blog fast loading atau yang ringan khususnya AMP akan lebih di prioritaskan bagi pengguna perangkat Mobile atau smartphone ketika browsing. Dan hal tersebut sudah terasa saat ini, dimana blog-blog yang menggunakan template AMP kebanyakan memenuhi page one pada mesin penelusuran Google.

Tidak ada yang sempurna, begitu juga dengan template AMP ini. Meski memiliki kelebihan di sisi kecepatan loading halaman ketika di akses menggunakan perangkat mobile, ternyata AMP masih memeiliki kekurangan atau kerugian jika di terapkan kepada sebuah blog maupun website. Bagi kalian yang ingin mengganti template Non AMP atau biasa ke versi AMP maka sebaiknya harus mempertimbangkan beberapa hal yang akan saya ulas pada postingan ini.

Kekurangan dan Kelebihan Menggunakan Template AMP 


Kelebihan AMP :
  1. Template AMP dapat memperbaiki posisi di mesin penelusuran Google
  2. Akses website atau loading page halaman jadi lebih cepat jika menggunakan AMP
  3. Meningkatkan jumlah pengunjung karena posisi di mesin pencarian bisa naik.
  4. Blog AMP Lebih cepat terindex kedalam mesin pencarian Google.
  5. Bisa di akses dengan cepat meski koneksi internet lemot dan tanpa di alihkan ke google weblight.

Kekurangan / Keruigain AMP :
1). Pendapatan Atau Revenue Google Adsense Turun Drastis. Ini hal yang benar-benar terjadi kepada seluruh website maupun blog yang mungkin beralih dari template Non AMP ke AMP. Pendapatan yang biasanya tinggi akan turun drastis karena AMP belum mendukung beberapa jenis Ads Unit Google adsense

2). Tidak Bisa Menggunakan Form Komentar Disqus Maupun Bawaan Blogger. Kalian harus tahu fakta bahwa template AMP belum mendukung form komentar bawaan Blogger dan juga disqus. Kita hanya bisa menggunakan form kontar facebook.

3). Kesulitan Menggunakan Javascript Dari Pihak ke 3. Jangan harap untuk bisa menggunakan javascript dari pihak ke3 pada template AMP. Javascript dari pihak lain tidak bisa digunakan pada template AMP dan jika memaksakan untuk menggunakanya maka bisa dipastikan bahwa halaman tidak akan Valid AMP dan selalu muncul pesan Error.

4). Memasang Gambar Lebih Rumit. Jika kalian berniat untuk menggunakan template AMP maka bersiap-siaplah untuk mengedit setiap kode gambar ke valid AMP. Hal ini harus dilakukan di semua postingan.

5). Kode Embed Video Harus di Edit Manual. Jika kalian ingin memasang embed video dari youtube misalkan maka kita harus menyesuaikan dan mengedit kode embed tersebut ke kode valid AMP.

6). Tidak Bisa Menggunakan Widget Pada Umumnya. Jika pada template biasa kita bisa dengan leluasa menambahkan widget maka berbeda dengan AMP, Kita sama sekali tidak bisa menggunakan widget. Untuk memasang popular posts pun kita harus melakukan pengeditan terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan susunan kode AMP.

7). Harus Mengedit Postingan Satu Per Satu. Bagi blogger lama yang ingin mengganti template blognya dari yang biasa ke AMP maka harus menyiapkan mental dan tenaga karena kita diharuskan mengedit semua postingan didalam blog agar di deteksi valid AMP oleh mesin crawler Google. Bayangkan saja bagi blog-blog yang memiliki postingan 900 atau 1000 ? betapa melelahkanya jika mengedit satu-persatu.

Saran dari Saya :
  • Jangan memaksakan diri untuk menggunakan template AMP jika kalian masih baru di dunia Blogging. Gunakan saja template biasa atau Non AMP yang lebih mudah.
  • Template AMP lebih cocok diterapkan pada blog baru karena akan lebih mudah. Tapi jika kalian ngebet ingin mengganti template biasa ke AMP maka kalian harus siapkan mental untuk mengedit setiap postingan di Blog.
Show Comments

0 Response to "Kelebihan dan Kekurangan Jika Menggunakan Template AMP"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel