Hal Yang harus Dilakukan Ketika Tertipu Berbelanja Online

Berbelanja online saat ini merupakan kegiatan yang sangat sering dilakukan oleh sebagian masyarakat dunia tanpa terkecuali Indonesia. Negara ini digadang-gadang akan menjadi salah satu negara dengan perkembangan bisnis e-commerce terbesar di dunia selain china dan juga India. Belanja online banyak diminati karena lebih praktis terlebih lagi bagi orang-orang yang sibuk dan tidak sempat untuk pergi ketoko dan lain sebagainya, kita hanya perlu memesen barang kemudian membayarnya dan menunggu barang pesanan sampai di alamat.

Namun tidak selamanya kegiatan jual beli online itu berjalan mulus karena masih maraknya kasus penipuan secara online. Contoh saja ketika kalian berbelanja secara online lewat facebook atau media sosial lainnnya ketika sudah menyelesaikan pembayaran namun barang tidak juga dikirim dan pihak penjual menghilang entah kemana membawa kabur uang yang sudah kita transfer.

Tentu hal tersebut sangatlah merugikan kita sebagai pembeli. Saya sangat menyarankan untuk berbelanja online melalui situs-situs jual beli online terpercaya seperti bukalapak, lazada, tokopedia, shopee dan sejenisnya dan hindari berbelanja online di media sosial seperti halnya facebook dan juga instagram karena memiliki resiko penipuan yang sangat tinggi.


Tapi bagaimana jika kita sudah terlanjur tertipu secara online, kita sudah membayar dan melaukan transfer sejumlah dana namun pihak penjual kabur dan tidak mau bertanggung jawab dan malah membawa kabur uang kita. Tentu kita akan susah untuk menemui pelaku karena kita tidak tau siapa dia dan dia berada dimana saat ini.

Saya akan memberikan tips bagaimana cara agar uang yang sudah kita transfer bisa kembali. Cara ini bukan hanya untuk kasus jual beli online saja melainkan bisa untuk segala jenis penipuan secara online yang mengharuskan kita untuk mentransfer uang ke rekening si penipu.

Baiklah berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan ketika tertipu secara online :

1). Siapkan Bukti Transfer ATM

Setiap kegiatan transaksi seperti transfer melalui ATM tentu akan menerima struk atau bukti transfer. Pastikan kalian sudah memiliki bukti transfer tersebut.

2). Bawa Buku Tabungan, kartu ATM, dan KTP

Pastikan kalian membawa buku tabungan, kartu ATM dan juga KTP untuk proses verifikasi data. Biasanya akan diminta ketika proses pelaporan di Bank yang kalian gunakan.

3). Langsung ke Bank

Jika kalian barus saja ditipu, maka hal pertama yang harus dilakukan yaitu secepat mungkin untuk melaporkannya ke bank tentunya dengan membawa Bukti Transfer. Jika bank yang kita gunakan berbeda dengan si pelaku maka kita harus melaporkannya ke bank si pelaku tersebut. Misalkan kalian menggunakan bank BNI dan pelaku menggunakan Bank Muamalat, maka kalian harus melaporkannya terlebih dulu ke bank pelaku yaitu Bank Muamalat.

4). Laporkan Ke CS (Customer Service)

Setelah sampai di bank segeralah untuk menjelaskan apa yang kalian alami. Jika bank yang kalian gunakan sama dengan si pelaku maka prosesnya akan lebih mudah, rekening pelaku akan langsung di blokir dan di bekukan sehingga pelaku tidak bisa menarik uang hasil menipu. Jika Bank yang digunakan berbeda maka prosesnya akan lebih lama.

5). Menunggu

Terakhir kita bisa menunggu paling lama 11 hari atau lebih untuk memastikan uang kita bisa kembali apa tidak. Jika lebih dari 11 hari kalian bisa langsung menghubungi bank yang kalian gunakan untuk informasi lebih detailnya.

Catatan :
  • Pihak Bank sendiri tidak bisa menjamin sepenuhnya uang bisa kembali jika.
  • Lebih cepat lebih baik untuk melaporkannya, jangan tunggu hingga berhari-hari. Laporkanlah di hari yang sama atau lebih cepat lebih baik.

Belum ada Komentar untuk "Hal Yang harus Dilakukan Ketika Tertipu Berbelanja Online"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel